Kami jual belt conveyor atau conveyor
Belt dengan harga murah, terbuat dari bahan (PVC – PU – poliester –
poliolefin – Cotton – silikon – Rubber dll ) yang biasa digunakan pada
industri makanan, bandara, logistik & mail, tembakau, kertas & cetak,
tekstil, otomotif, karet & ban dan kayu dll. Kami siap mengirim pemesan
Belt Conveyor kemana saja di seluruh Indonesia : Surabaya, Jakarta, Bandung,
Medan, Semarang, Tangerang, Bekasi, Bogor, Serang, Cilegon, Makassar dan
kota-kota besar lainnya.
A. Pengertian Belt ConveyorBelt
Conveyor adalah peralatan yang cukup sederhanayang
digunakan untuk mengangkut unti atau curah dengan kapasitas besar.
Alat tersebut terdiri dari sabuk yang tahan terhadap pengangkutan benda
padat. Sabuk yang digunakan pada belt conveyor ini dapat dibuat dari
berbagai jenis bahan. Misalnya dari karet, plastik,
kulit ataupun logam yang tergantung dari jenis dan sifat bahan yang
akandiangkut. Untuk mengangkut bahan -bahan yang panas, sabuk
yang digunakan terbuat dari logam yang tahan terhadap panas.Fungsi belt conveyor adalah untuk mengangkut
berupa unti atau curah dengan kapasitas yang cukup besar, dan sesuai dengan
namanya maka media yang digunakan berupa ban.Konstruksi dari belt conveyor
adalah :
1. Konstruksi arah
pangangkutan horizontal
2. Konstruksi arah
pengangkutan diagonal atau miring
3. Konstruksi arah
pengangkutan horizontal dan diagonal
Karakteristik dan performance dari belt conveyor yaitu :
·
Dapat beroperasi secara mendatar maupun miring dengan sudut
maksimum
·
Sampai dengan 18’.
·
Sabuk disanggah oleh plat roller untuk membawa bahan.
·
Kapasitas tinggi
·
Serba guna
·
Dapat beroperasi secara continiue
·
Kapasitas dapat diatur
·
Kecepatannya sampai dengan 600 ft/m
·
Dapat naik turun
·
Perawatan mudah
·
Kelemahan – kelemahan dari belt conveyor antara lain :
·
Jaraknya telah tertentu
·
Biaya relatif mahal
·
Sudut inklinasi terbatas
B. Bagian – bagian Belt Conveyor
Kalau belt panjang, perlu dipakai training roller, kalau belt pendek tanpa training
roller tidak masalah. Pada training roller sering dipasang pemutus arus, untuk
menjaga kalau belt menerima beban maksimum, sehingga belt dapat menyentuh
training dan akibatnya arusnya terputus.
·
Feed hopper berfungsi untuk menjaga agar bahan dapat
dibatasi untuk melebihi kapasitas pada waktu inlet.
·
Outlet chuter berfungsi untuk pengeluaran
material
·
Idle drum berfungsi mengikuti putaran drum yang lain
·
Take up berfungsi untuk mengatur tegangan ban agar
selalu melekat pada drum, karena semakin lama ban dipakai akan bertambah
panjang, kalau tidak diatur ketegangannya ban akan menjadi kendor.
·
Belt cleaner berfungsi untuk membersikan belt agar
belt selalu dalam keadaan bersih.
·
Skrapper depan berfungsi agar jangan sampai ada material
masuk pada idle drum dengan belt
·
Impact roller (rol penyangga utama), berfungsi agar menjaga
kemungkinan belt kena pukulan beban, misalnya , beban yang keras, maka umumnya
bagian depan sering diberi sprocket dari karet sehingga belt bertahan lama.
Banyaknya roll penyangga utama :
1. Roll tunggal, berfungsi untuk mengangkut material berupa
unit.
2. Roll ganda, berfungsi supaya pengangkutan mencapai beban
maksimum dan material tidak
menjadi tumpah.
·
Untuk ukuran lebar belt yang cukup kecil.
·
Untuk ukuran lebar belt yang cukup lebar.
Semakin kecil ukuran lebar belt, maka semakin kaku, karena tebal
belt lebih besar. Kalau semakin luas lebar belt, maka semakin lemas, sehingga
sering digunakan 5 roll, agar kelengkungan roll sesuai dengan keadaannya.
Untuk diving unit, drum seringkali dilapisi :
ü Dengan bahan karet, sehingga bahan ini yang
menyebabkan angka gesek besar.
ü Dengan alur atau parit-parit, fungsi nya untuk
mengeluarkan udara yang terjebak didalam drum, bila didalam drum terdapat
udara, maka koefisien gesek rendah dan dapat menyebabkan slip.
Konstruksi idle drum berbentuk silinder, seringkali tidak diberi
lapisan, untuk kecepatan tinggi daya berbentuk cembung. Bentuk drum dibuat
tidak penuh, karena untuk mengurangi bahan yang melekat pada drum, sehingga
drum tidak berubah bentuknya dan mempunyai diameter yang lebih besar.
Take
Up, berfungsi untuk mengencangkan belt agar tidak kendor. Bentuk dari take up
ini bermacam-macam, misalnya :
1.
Screw take up, take up ini masih menggunakan system manual, saat
belt mengalami kendor maka dengan cara manual untuk mengencangkannya. Take up
ini hanya berlaku untuk jarak jangkauan belt yang pendek, itu antara 5 meter
sampai 10 meter.
2.
Gravity take up, take up ini digerakan secara otomatis, dan
jarak jangkauan medium.
3.
Counter weighted vertical gravity take up, take up yang
bergerak secara otomatis.
C. Kegunaan Belt Conveyor
·
Conveyor terdiri dari bagian-bagain standard dengan teknologi
maju, sederhana dan mudah dalam pemeliharaan. Mesin Vibration SBM dapat
digunakan pada crushing plant tetap maupun mobile crushing plant. Mesin ini
secara luas digunakan dalam industri pertambangan,
metalurgi dan batu bara, mentransfer pasiran, material besar, atau material
dalam kemasan.
·
Berdasarkan perbedaan barang yang akan ditransfer, sistem
transfer dapat berdiri sendiri ataupun multi conveyor atau digabungkan dengan
alat transfer lainnya. Belt conveyor dapat dipasang secara horisontal atau
tertidur untuk memenuhi kebutuhan transfer yang berbeda. cara kerja belt conveyor, jual belt conveyor, pen